STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BUNGA MATAHARI BERBASIS MASYARAKAT DI DESA PENGALANGAN KABUPATEN GRESIK MELALUI ANALISIS SWOT DAN QSPM

Authors

  • Herry Yulistiyono Universitas Trunojoyo Madura
  • Jarot Kelana Trunojoyo Madura University

DOI:

https://doi.org/10.62833/embistek.v5i3.308

Keywords:

Pariwisata Berbasis Masyarakat, Partisipasi Masyarakat, SWOT, QSPM

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan partisipasi masyarakat, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, serta menentukan prioritas pengembangan Wisata Bunga Matahari Desa Pengalangan, Kabupaten Gresik. Penelitian menggunakan studi kasus deskriptif dengan analisis kualitatif dan penilaian kuantitatif untuk menyusun strategi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Informan berjumlah 28 orang yang dipilih secara purposif. Penilaian strategi melibatkan 10 orang yang memahami perkembangan wisata. Data dianalisis menggunakan SWOT dengan bobot per kelompok dan perhitungan ulang matriks QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat terlibat dalam gotong royong, penanaman bunga, pemeliharaan fasilitas, kebersihan, dan usaha lokal. Keterlibatan masyarakat dalam keputusan strategis belum terdokumentasi secara memadai. Koordinat SWOT sebesar (1,00; 1,23) menempatkan wisata pada Kuadran I dengan arah strategi Strength–Opportunity. Dari 12 alternatif, peningkatan aksesibilitas memperoleh jumlah TAS tertinggi, yaitu 16,23, diikuti promosi dan perbaikan program sebesar 16,19 serta pengawasan dan pemeliharaan fasilitas sebesar 16,02. Perhitungan menggunakan bobot per kelompok dan nilai AS 1–5 yang tercatat pada tabel sumber. Hasilnya menunjukkan prioritas relatif dan masih memerlukan konfirmasi instrumen AS. Pengembangan wisata disarankan memperbaiki layanan, meningkatkan kemampuan pengelola, memperluas peran masyarakat, dan menjaga lingkungan

Downloads

Published

2026-10-24